Kenapa Orang Benci Asuransi
Tidak semua orang kok, hanya beberapa saja yang saya temui mengatakan "Saya tidak butuh Asuransi."
Betul, saya katakan demikian. Sayapun tidak butuh, untuk saat ini mungkin IYA. Tapi coba kalau kita pikirkan beberapa puluh tahun yang akan datang. Hmmmm terlalu lama memang, 5 tahun ke depan deh.
Naik sepeda motor tiba-tiba diseruduk bus. Oh! Terlalu tragis. Jangan deh, gimana kalau bepergian saja naik kereta api. Apakah ada jaminan gerbong tidak anjlok dari rel, atau beberapa kereta api kecelakaan dalam berita di televisi tidak membuat kita miris?
Pesawat terbang lebih aman MUNGKIN. Tidak juga menurut saya, kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Nggak usah jauh-jauh, kita masuk kamar mandi, lupa belum disikat, lantai jadi licin, lalu terpeleset dan jatuh. Bagaimana menurut Anda? Masih tidak membutuhkan Asuransi?
Mungkin orang jenuh menunggu waktu yang begitu panjang saat mereka membayarkan preminya, padahal manfaatnya sudah bisa dirasakan di bulan pertama. Bisa dibayangkan, sebulan menabung sudah bisa rawat inap di rumah sakit dengan sistem reimbursment (klaim/diganti), lalu kenapa harus menunda?
Betul, saya katakan demikian. Sayapun tidak butuh, untuk saat ini mungkin IYA. Tapi coba kalau kita pikirkan beberapa puluh tahun yang akan datang. Hmmmm terlalu lama memang, 5 tahun ke depan deh.
Naik sepeda motor tiba-tiba diseruduk bus. Oh! Terlalu tragis. Jangan deh, gimana kalau bepergian saja naik kereta api. Apakah ada jaminan gerbong tidak anjlok dari rel, atau beberapa kereta api kecelakaan dalam berita di televisi tidak membuat kita miris?
Pesawat terbang lebih aman MUNGKIN. Tidak juga menurut saya, kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Nggak usah jauh-jauh, kita masuk kamar mandi, lupa belum disikat, lantai jadi licin, lalu terpeleset dan jatuh. Bagaimana menurut Anda? Masih tidak membutuhkan Asuransi?
Mungkin orang jenuh menunggu waktu yang begitu panjang saat mereka membayarkan preminya, padahal manfaatnya sudah bisa dirasakan di bulan pertama. Bisa dibayangkan, sebulan menabung sudah bisa rawat inap di rumah sakit dengan sistem reimbursment (klaim/diganti), lalu kenapa harus menunda?

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home